bersama amanah



apa kabar ladang hikmah ? rindu menulis di tanahmu, rindu menanam bibit hikmah yang kelak bisa dituai kapan saja, dan oleh siapa saja.. haha ..duh, entah kenapa jiwa romantis saya meronta-ronta beberapa hari ini :D


AMANAH

semakin hari terasa semakin berat ,menyusul berat badan saya yang juga semakin meningkat. hehe..pernah saya bercerita tentang amanah di blog saya yang lama . dan kini yang harus saya sadari, saya terus bertumbuh dan saya bertumbuh dan menua bersama amanah..

pernah saya meminta pada ALLAH untuk diajari dewasa, dan maha baiknya ALLAH, ini lah cara-Nya . ALLAH terus uji saya dengan amanah yang insya Allah menjadi jalan saya untuk naik kelas. pernah saya nyatakan iri saya pada mbak-mbak berjilbab lebar yang senantiasa tersenyum dan sejuk dipandang, pernah pula saya nyatakan iri saya pada mereka yang senantiasa menjaga ayat-ayat cinta ALLAH dan manusia menamakan mereka hafidzh maupun hafidzah, pernah pula saya nyatakan iri saya pada perempuan-perempuan dibalik pria hebat yang senantiasa tegar di jalan dakwah.
ahhh.. saya iri..:D

mari bicara tentang iri ini, ALLAH tunjukkan jalannya, ALLAH bawa saya ke lingkungan mereka, dan bagaimana caranya ? dalam amanah ini.. dalam perjuangan ini, dalam dekapan ukhuwah ini, saya temukan mereka, saya belajar dari mereka, dan saya pun belajar untuk merendah di depan ilmu dan guru .. :)

sesungguhnya rabb Mu itu maha Pemalu lagi Maha Pemurah, merasa malu apabila tidak mengabulkan doa kepada hambaNya yang mengangkat kedua tangannya untuk berdoa lalu dikembalikan kosong 

(HR Muslim)

hadits ini sejuk sekali , meresap sampai ke lobulus-lobulus hati, menetralkan toksin-toksin putus asa dan rasa lemah, tetaplah bersujud dan berdoa pada pemberi amanah, baik sangka kepada Nya, berdoa dengan penuh harap dan hantarkan semua doa dengan bahasa yang mudah dimengerti, jangan sungkan, karena ALLAH mengerti semua bahasa bahkan bahasa qalbu..sesungguhnya Allah sangat dekat, maha dekat, mampukah kita menangkap keberadaanNya..?

tulisan ini refleksi rindu saya akan menulis dan merangkum hikmah, ibarat memecah batu kekakuan antara isi pikiran dengan yang dituang dalam tulisan..untuk yang lagi sakit cepet sembuh yah..untuk yang sedang patah hati, sudah jangan jadikan cinta berhala #mulai ga nyambung.. hehehe 


sayangi saya Ya Allah, Ajari saya cinta yang lebih sempurna dari ini

0 Responses